Prabowo Mendapat Undangan dari Presiden Korsel

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto mendapatkan undangan dari Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Seoul. Undangan itu disampaikan langsung Utusan Khusus Presiden Korea Selatan, yang dipimpin oleh Cho Jung-sik. Foto/Kemlu

Presiden Prabowo Subianto mendapatkan undangan dari Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Seoul. Undangan itu disampaikan langsung Utusan Khusus Presiden Korea Selatan, yang dipimpin oleh Cho Jung-sik. Foto/Kemlu

Prabowonews.com | Presiden Prabowo Subianto mendapatkan undangan dari Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Seoul. Undangan itu disampaikan langsung Utusan Khusus Presiden Korea Selatan , yang dipimpin oleh Cho Jung-sik, anggota parlemen senior Korea Selatan dari Partai Demokrat Korea.

Dikutip dari laman Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Rabu (20/8/2025), Presiden Prabowo menerima kunjungan kehormatan Utusan Khusus Presiden Korea Selatan Cho Jung-sik pada Kamis (14/8/2025).

Dalam pertemuan itu, Utusan Khusus Korsel meneruskan salam hangat dan komitmen Presiden Korsel, Lee Jae-myung, untuk bersama-sama Presiden RI menguatkan Kemitraan Strategis khusus kedua negara.

Selain itu, Utusan Khusus Korea Selatan juga menyampaikan undangan dari Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung kepada Presiden RI Prabowo Subianto untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Seoul.

Sebelumnya, pada 12 Agustus 2025, Utusan Khusus Korea Selatan juga bertemu dengan Ketua DPR RI Puan Maharani dan Menlu RI Sugiono. Dalam pertemuan dengan Menlu RI, Utusan Khusus tegaskan kesiapan Korea Selatan mendukung program-program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo dalam Asta Cita.

Menlu RI mengapresiasi komitmen pemerintah Korea Selatan dan mendorong peningkatan investasi perusahaan-perusahaan Korea di Indonesia yang saat ini tercatat lebih dari 2.300 entitas.

Menlu RI dan Utusan Khusus Korea Selatan juga bertukar pandangan mengenai isu-isu di Kawasan. Utusan Khusus Korea Selatan mengapresiasi peran penting Indonesia di Kawasan, termasuk dalam mendorong penguatan kemitraan ASEAN- Korea Selatan.

Hubungan Kemitraan Strategis Khusus RI- Korea Selatan terjalin sejak tahun 2017. Korea Selatan merupakan salah satu mitra ekonomi penting Indonesia dengan nilai volume perdagangan sebesar USD 20 miliar dan investasi sebesar USD 3 miliar di tahun 2024.[]

Berita Terkait

Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
Prabowo Tegaskan Diplomasi Tenang Indonesia Hadapi Ketidakpastian Global
Prabowo: Cadangan Pangan Indonesia Terbesar Sepanjang Sejarah
Chelsea Pengidap Kelainan Tulang Langka Kini Bersekolah, Ucapkan Terima Kasih ke Prabowo
Prabowo Terima Medali Kehormatan U.S. Special Operations Command
Prabowo Apresiasi PM Anwar Ibrahim Selesaikan Konflik Thailand dan Kamboja
Diplomasi Serumpun, Prabowo dan Anwar Bertemu di Istana Merdeka
HUT ke-80 RI, Prabowo Ajak Seluruh Rakyat Kibarkan Merah Putih di Mana Pun Berada

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 13:28 WIB

Laporan IDC: Angka Penjualan Robot Vacuum Dreame Tumbuh Lebih dari 100%, Perkuat Kepemimpinan di Asia Tenggara lewat Peluncuran X60 Ultra

Jumat, 17 April 2026 - 12:50 WIB

XTransfer Tampilkan Solusi Pembayaran Lintasnegara di INDO INTERTEX & INATEX 2026, Dukung UKM Tekstil

Jumat, 17 April 2026 - 08:46 WIB

Liu Yifei Jadi “Global Brand Ambassador (Smart Large Home Appliances)”, Dreame Catat Penjualan Impresif di Asia Tenggara

Jumat, 17 April 2026 - 07:18 WIB

Sigenergy Resmi Melantai di Bursa Efek Hong Kong, Didukung Investor Global Terkemuka

Jumat, 17 April 2026 - 07:10 WIB

Pedoman Pertama tentang Penanganan Neuropati Perifer untuk Apoteker di Asia Pasifik

Kamis, 16 April 2026 - 09:26 WIB

AESC dan NEXTES Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pasokan Sel Penyimpanan Energi 1,5 GWh, Pesanan dengan Volume Terbesar di Jepang pada 2026

Kamis, 16 April 2026 - 09:01 WIB

Krisis Pinjol Indonesia: Tembus Rp100 Triliun, Ini Cara FLIN Bantu Keluar dari Siklus Utang

Kamis, 16 April 2026 - 02:30 WIB

Kekurangan tenaga kerja dan risiko penggajian menghambat pertumbuhan bisnis: Remote menemukan bahwa 72% bisnis di seluruh dunia telah gagal mencapai target-target utama

Berita Terbaru