Jangan Lihat dari Partai Mana, Menhan Prabowo Subianto: Yang Penting Kita Bersatu

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 25 September 2022 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRABOWONEWS.COM – Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa apa yang sudah dimiliki oleh Indonesia saat ini lebih baik dibanding negara-negera tetangga.

Oleh karena itu, ia berpesan agar masyarakat tidak terpecah belah.

“Yang penting adalah persatuan. Kita yang penting bersatu, jangan lihat partai mana semua partai adalah anak Indonesia.”

“Semua partai punya tanggung jawab pada masyarakat,” ujar Prabowo saat mewakili Presiden RI Joko Widodo membuka Muktamar XVI Persatuan Islam (Persis), Sabtu 24 September 2022 di Hotel Sutan Raja Soreang, Bandung.

Prabowo menegaskan pentingnya kerukunan antar masyarakat penting bagi Indonesia menghadapi tantangan dunia yang ada saat ini.

Seperti krisis akibat pandemi dan dampak dari perang Rusia dan Ukraina yang mempengaruhi negara-negara di dunia.

“Kalau pun bersaing, bersaing dengan sejuk,” kata dia.

Prabowo mencontohkan persaingannya dengan Jokowi yang berakhir dengan persatuan demi kepentingan yang lebih besar, yaitu perdamaian dan stabilitas negara.

“Walaupun kita bersaing, akhirnya kita rangkulan, masih ketawa, dan masih senyum. Ini benar saya keliling dunia sebagai Menhan, saya ketemu tokoh mereka bingung kok Anda bisa gabung,” lanjutnya.

Dalam konteks persaingan, Prabowo mengungkapkan bahwa semua bisa melakukan upaya masing-masing untuk menjadi pemenang.

Namun, setelah kompetisi, harus kembali bersatu dan saling mendukung untuk kepentingan masyarakat Indonesia.

“Kita bersaing keras di awal, tapi pas di ujung kepentingan rakyat kepentingan bangsa tidak mungkin ada kemakmuran tanpa ada perdamaian.”

“Tidak penting nomor satu, nomor dua, kalau ada yang sah ya kita harus dukung. Ini jadi contoh seperti ini,” kata dia.

Ia melanjutkan bahwa Persis dan organisasi keagamaan lainnya berperan besar dalam membangun dan membina masyarakat dan umat yang berakhlak, berilmu, dan berpandangan, luas.

Oleh karena itu, diharapkan Persis dapat senantiasa menjadi mitra strategis pemerintah dalam merawat demokrasi di negara ini.

“Oleh karena itu, Persis tidak hanya menjembatani aspirasi masyarakat, namun juga harus bisa menjadi mitra strategis pemerintah dalam merawat negara ini,” kata Prabowo.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Indonesiaraya.co.id, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Prabowo Suarakan Reformasi PBB: Negara Global Selatan Harus Punya Peran Lebih Besar
Prabowo Subianto Ajak Lagi Koruptor Bertobat, Bantah akan Maafkan Koruptor yang Rugikan Negara
Pertemuan Mingguan, Prabowo Subianto Bertemu dengan Ketua Partai Politik Pendukung Pemerintah
Prabowo Subianto Sambangi Jokowi ke Solo, Santap Malam dan Bicara Empat Mata di Angkringan Semar
VIDEO – Prabowo Makan Malam Bersama 600 Pendeta, Dinobatkan Keluarga Besar Persekutuan Gereja-gereja Pentakosta
VIDEO – Silaturahmi dengan PGPI di Hambalang, Prabowo Ceritakan Asal Usul Nama Padepokan Garuda Yaksa
Disambut Meriah Warga Blora, Menhan Prabowo Subianto Rasakan Besarnya Energi Masyarakat
Drama Politik Gerindra: SK Baru dan Ancaman Gugurnya 50 CALEG Kota Bekasi

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 08:46 WIB

Liu Yifei Jadi “Global Brand Ambassador (Smart Large Home Appliances)”, Dreame Catat Penjualan Impresif di Asia Tenggara

Jumat, 17 April 2026 - 07:18 WIB

Sigenergy Resmi Melantai di Bursa Efek Hong Kong, Didukung Investor Global Terkemuka

Jumat, 17 April 2026 - 07:10 WIB

Pedoman Pertama tentang Penanganan Neuropati Perifer untuk Apoteker di Asia Pasifik

Jumat, 17 April 2026 - 07:03 WIB

CGTN: Pertukaran Budaya Mempererat Hubungan Persahabatan Tiongkok-Vietnam

Kamis, 16 April 2026 - 09:26 WIB

AESC dan NEXTES Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pasokan Sel Penyimpanan Energi 1,5 GWh, Pesanan dengan Volume Terbesar di Jepang pada 2026

Kamis, 16 April 2026 - 02:30 WIB

Kekurangan tenaga kerja dan risiko penggajian menghambat pertumbuhan bisnis: Remote menemukan bahwa 72% bisnis di seluruh dunia telah gagal mencapai target-target utama

Kamis, 16 April 2026 - 02:00 WIB

Clé de Peau Beauté Lanjutkan Kemitraan Global dengan UNICEF, Jangkau 7,3 Juta Anak Perempuan sebagai Target Baru

Kamis, 16 April 2026 - 01:00 WIB

Southeast Asia Blockchain Week Kembali ke Bangkok untuk Edisi Ketiga

Berita Terbaru