Pidato di Singapura, Menhan RI Prabowo Subianto Dipuji Hoo Chiew Ping dan William Choong

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 12 Juni 2022 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRABOWO NEWS – Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto mendapatkan pujian dari para pakar luar negeri setelah tampil berpidato dalam diskusi panel forum internasional.

Mereka adalah dosen senior di National University of Malaysia, Hoo Chiew Ping dan Senior Fellow di ISEAS-Yusof Ishak Institute Singapura, William Choong

Prabowo berpidato di forum International Institute for Strategic Studies (IISS) Shangri-La Dialogue 2022 bertajuk Mengelola Persaingan Geopolitik di Kawasan Multipolar di Singapura.

“@Kemhan_RI @prabowo menyampaikan salah satu komentar yang paling menarik (bukan narasi Barat seperti biasanya).”

“Beberapa penonton bertepuk tangan sebelum mengakhiri penyampaiannya (juga jarang terjadi).”

“Saya akan menyoroti beberapa poin yang dia buat di sini,” kata Hoo Chiew Ping

Hoo Chiew Ping adalah dosen senior di National University of Malaysia, dikutip dari akun Twitter resminya @HooCP, dipantau dari Jakarta, Minggu.

Dalam akun Twitternya, Hoo membuat sebuah utas yang menjelaskan sejumlah poin dalam pidato Prabowo.

“Ia memulai penampilannya dengan gelombang gerakan independensi setelah perang dunia kedua untuk berargumen tentang antikolonialisme.”

“Di antara negara-negara yang lebih kecil atau lebih lemah ketika menghadapi tekanan kekuatan besar dunia,” tulis Hoo dalam cuitannya.

Prabowo, menurut Hoo, juga mencontohkan bagaimana negara-negara Asia percaya pada kepemimpinan yang bijaksana karena mereka adalah yang paling terpengaruh oleh kekuatan besar.

Kesamaan pengalaman dalam menghadapi penjajahan dan perbudakan membuat negara-negara Asia mencari cara kolektif untuk menciptakan lingkungan yang ramah.

Hoo lalu mengutip pernyataan Prabowo yang ia anggap merupakan sorotan dari pidato.

Yakni ketika Prabowo mengatakan bahwa negara-negara ASEAN memahami persaingan antara kekuatan dunia yang meningkat dan Tiongkok telah menjadi kekuatan besar selama ribuan tahun di kawasan Asia Tenggara.

“Hal ini juga berlaku di India, baik wilayah maupun budaya telah memengaruhi wilayah tersebut. #SLD22 /6,” tulis Hoo.

Pujian terhadap penampilan Prabowo juga datang dari mantan Shangri-La Dialogue Senior Fellow William Choong.

William Choong kini berprofesi sebagai Senior Fellow di ISEAS-Yusof Ishak Institute Singapura melalui akun Twitter resminya @willschoong.

“Saya baru saja menetap, tetapi sepertinya pidato @prabowo cukup singkat, katakanlah 12 menit?”

“Dalam satu tahun, pembicara sebelumnya agak mengoceh, melompat dari halaman ke halaman.”

“Penyampaian Prabowo singkat dan tajam,” ujarnya.**

Berita Terkait

Tamsil Linrung: Seorang Sahabat, Orang Tua, dan Guru
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
Prabowo Mendapat Undangan dari Presiden Korsel
Prabowo Tegaskan Diplomasi Tenang Indonesia Hadapi Ketidakpastian Global
Prabowo: Cadangan Pangan Indonesia Terbesar Sepanjang Sejarah
Chelsea Pengidap Kelainan Tulang Langka Kini Bersekolah, Ucapkan Terima Kasih ke Prabowo
Prabowo Terima Medali Kehormatan U.S. Special Operations Command
Prabowo Apresiasi PM Anwar Ibrahim Selesaikan Konflik Thailand dan Kamboja

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:40 WIB

Kegiatan Sosial Hari Anak bersama Sekolah Alternatif Anak Jalanan di Jakarta

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:16 WIB

Tencent Cloud Perkenalkan WorkBuddy dan Miora, Agen AI Baru, untuk Dorong Inovasi dan Hasil Bisnis Nyata di Asia Tenggara

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:11 WIB

CMES Indonesia International Machine Tool Exhibition 2026 Debut pada 3-5 September di Jakarta

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:00 WIB

ToolGen Resmikan Fasilitas Uji Lapangan Canggih di Osong, Lengkapi Platform Komersialisasi “Dari Laboratorium ke Lahan” untuk Pasar SAF dan Tanaman Industri Global

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:19 WIB

Financial Resilience Index Sun Life Asia: Keamanan Finansial Menurun Akibat Tekanan Biaya Hidup

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:39 WIB

Aliansi GEHPA-APAC Resmi Diluncurkan, Percepat Transformasi Pendidikan dan Layanan Kesehatan yang Inklusif dan Cerdas

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:43 WIB

Huawei Luncurkan Program “AHEAD”, Bangun Ekosistem Baru yang Saling Menguntungkan bagi Sektor Pendidikan dan Layanan Kesehatan

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:19 WIB

Huawei ICT Competition Ke-10 Tuntas Digelar, Catat Rekor 220.000 Peserta, Para Pemenang Berasal dari 49 Negara dan Wilayah

Berita Terbaru