VIDEO – Transisi Pemerintahan Jokowi ke Pemerintahan Baru Optimis Mulus, Ini Penjelasan Prabowo Subianto

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 6 Maret 2024 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRABOWONEWS.COM – Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto optimistis transisi pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) ke pemerintahan baru akan berjalan mulus.

Terlebih, karena tim yang dirinya pimpin dalam pencalonan presiden saat ini sudah berpengalaman dan akomodatif.

“Saya rasa transisi akan sangat lancar, karena seperti yang anda ketahui dari ketiga kandidat (paslon).”

“Tim saya sangat terbuka bahwa kami adalah bagian dari tim Jokowi,” ujar Prabowo di acara Mandiri Investment, Jakarta, Selasa (5/3/2024).

Prabowo juga mengakui bahwa dirinya memang bagian dari tim Jokowi, yang akan melanjutkan kebijakan-kebijakan Jokowi.

“Tim saya sangat bullish, kami memiliki banyak program, dan kami memiliki banyak kekuatan, fundamental kami kuat,” tegas dia.

Baca artikel lainnya di sini : Bapanas Gelar Koordinasi Lintas Kementerian dan Lembaga, Jaga Ketersediaan Pangan dan Stabilisasi Harga

Dari segi ekonomi, Prabowo pun yakin di pemerintahannya rasio pajak (tax ratio) Indonesia akan lebih baik.

Adapun ia ingin pemerintahan yang senantiasa efisien dalam pengelolaan anggaran.

Lihat juga konten video, di sini : Muslimat Nahdlatul Ulama Doakan Oktober 2024 Mendatang Presiden ke-8 Prabowo Subianto Dilantik

“Rasio pajak bisa jauh lebih baik, sekarang (tax ratio Indonesia) sekitar 10%, dan tetangga kita Malaysia, Thailand, Vietnam, Kamboja sekitar 16%-18%, masih ada ruang untuk perbaikan,” ungkap dia.

Prabowo mengatakan, bila negara tetangga bisa mencapai rasio pajak 16% tentunya Indonesia juga bisa.

Meski demikian, kata dia, bukan berarti harus menaikkan pajak tetapi harus memperluas wajib pajak atau ekstensifikasi.

“Saya rasa itu bisa dilakukan dari 10% kita bisa naikkan menjadi 16% seperti Thailand,” jelas dia.

Lebih lanjut, Prabowo menambahkan, untuk mengentaskan rasio pajak ini dirinya bahkan meminta beberapa pelaku ekonomi untuk mencarikan nama yang akan menjadi Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak).

“Pak Erick, Pak Darmawan, Pak Kartiko, Pak Chatib, tolong beri saya rekomendasi siapa yang akan menjadi Dirjen Pajak,” kata Prabowo seraya berseloroh.***

Sempatkan untuk menonton konten video menarik lainnya, di portal berita 24jamnews.com dan Topiktop.com 

Berita Terkait

Renungan Kemerdekaan: Amanat Pasal 33 Diimplementasi Prabowo Jadi Jalan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Perempuan
Tamsil Linrung: Seorang Sahabat, Orang Tua, dan Guru
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
Prabowo Mendapat Undangan dari Presiden Korsel
Prabowo Tegaskan Diplomasi Tenang Indonesia Hadapi Ketidakpastian Global
Prabowo: Cadangan Pangan Indonesia Terbesar Sepanjang Sejarah
Chelsea Pengidap Kelainan Tulang Langka Kini Bersekolah, Ucapkan Terima Kasih ke Prabowo
Prabowo Terima Medali Kehormatan U.S. Special Operations Command

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 03:08 WIB

Himel Raih Technology Excellence Award, Hadirkan Inovasi pada Produk Kelistrikan Sehari-hari

Selasa, 1 September 2026 - 02:46 WIB

Farizon Resmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Niaga Pertama di Luar Negeri yang Berlokasi di Indonesia, V8E Hasil Rakitan Lokal Mulai Diproduksi

Selasa, 1 September 2026 - 02:00 WIB

PEI-Genesis Memperluas Kapabilitas di Asia-Pasifik dengan Fasilitas Produksi Bernilai Tambah Keenam di Pune, India

Selasa, 1 September 2026 - 01:57 WIB

LX Pantos Thailand Resmikan Kantor yang Telah Direnovasi di Bangkok untuk Dukung Pertumbuhan Bisnis

Selasa, 1 September 2026 - 01:00 WIB

SINGAPURA MEMPERKUAT PERANNYA SEBAGAI GERBANG BISNIS TERPERCAYA DI ASIA PASIFIK PADA BNI SINGAPORE NATIONAL CONFERENCE 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Arclin Akan Memamerkan Solusi Perlindungan Kevlar® dan Nomex® di Oil & Gas Asia 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Huasun Perluas Jangkauan di Pasar Asia Tenggara dengan Pasokan Modul Himalaya PLUS 13,7 MW untuk Proyek di Myanmar

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:18 WIB

XCMG Luncurkan Ring Crane 14.000 Ton Pertama di Dunia, Inovasi Baru dalam Ultra-Heavy Lifting

Berita Terbaru