Kenyataan Pahit di Sektor Pertanian, Sampai Hari Ini Masih Banyak Komoditas Pangan yang Diimpor

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 4 Juni 2022 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Pemuda Tani Indonesia (DPP PTI), Budisatrio Djiwandono. (Instagram.com/@budidjiwandono)

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Pemuda Tani Indonesia (DPP PTI), Budisatrio Djiwandono. (Instagram.com/@budidjiwandono)

INDONESIA RAYA – Dewan Pengurus Pusat Pemuda Tani Indonesia (DPP PTI) mendorong pembangunan pada sektor pertanian dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum DPP PTI, Budisatrio Djiwandono dalam pengarahanya pada sejumlah pengurus DPP PTI, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat 3 Juni 2022.

Budisatrio Djiwandono menegaskan pembangunan pada sektor pertanian perlu mendapat perhatian khusus oleh semua elemen bangsa. Terutama generasi muda, karena merupakan sektor strategis negara.

“Berbicara soal pangan adalah hidup matinya suatu bangsa, bonus demografi saat ini, harus didukung dengan ketersediaan pangan yang memadai agar tidak jadi masalah yang krusial dikemudian hari,” jelas Wakil Ketua Komisi IV DPR RI ini.

Ia mengaku prihatin dengan kondisi bangsa hari ini yang masih lemah dan belum mandiri pada sektor pangan.

Budisatrio menyebutkan sejumlah komoditi pangan nasional banyak diimpor. Padahal, Indonesia memiliki potensi yang sangat besar pada sektor pangan apabila dikelola dengan baik.

“Di dunia pertanian kita bisa melihat masa depan indonesia. jujur kita sedih, bertahun-tahun Indonesia merdeka tetapi kenyataan pahit yang harus kita telan bahwa sampai hari ini banyak komoditas pangan yang harus kita impor, bergantung pada negara lain” terangnya.

Lebih jauh, kata Budisatrio Djiwandono, berharap organisasi yang dipimpinnya dapat berkontribusi positif.

Bersinergi dengan sejumlah stakeholder pertanian lainnya untuk membangun sektor pertanian nasional.

Pihaknya juga akan bekerjasama dengan dewan pakar dan ahli di bidang pertanian.

“Kedepan kita memiliki target-target secara kelembagaan, soliditas dan SDM kader pemuda tani diharapkan dapat berkontribusi memajukan sektor pertanian nasional,” jelasnya.

Sementara itu, Suroyo selaku Sekretaris Jenderal DPP Pemuda Tani Indonesia menegaskan komitmen PTI dalam regenerasi petani.

“Ada permasalahan pada lahan, produksi, distribusi dan pemasaran hasil pertanian sehingga menyebabkan turunnya kesejahteraan petani.”

“Dengan begitu maka generasi muda enggan menjadi petani oleh sebab itu kami mengagas gerakan regenerasi petani,” terang Suroyo

Pemuda Tani Indonesia berkomitmen akan membantu generasi muda yang akan terjun kedalam pertanian.

“Kami telah menyiapkan beberapa program yang dapat membantu menyelesaikan masalah pertanian.”

“Mulai dari pendampingan budidaya, dukungan sarana produksi pertanian hingga membantu proses pemasaran produk kader Pemuda Tani Indonesia,” terang Suroyo dengan penuh semangat.***

Berita Terkait

Tamsil Linrung: Seorang Sahabat, Orang Tua, dan Guru
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
Prabowo Mendapat Undangan dari Presiden Korsel
Prabowo Tegaskan Diplomasi Tenang Indonesia Hadapi Ketidakpastian Global
Prabowo: Cadangan Pangan Indonesia Terbesar Sepanjang Sejarah
Chelsea Pengidap Kelainan Tulang Langka Kini Bersekolah, Ucapkan Terima Kasih ke Prabowo
Prabowo Terima Medali Kehormatan U.S. Special Operations Command
Prabowo Apresiasi PM Anwar Ibrahim Selesaikan Konflik Thailand dan Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:27 WIB

Silvio Napoli Menjadi CEO Lucid Setelah Pergantian Kepemimpinan

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:29 WIB

Xinhua Silk Road: RCEP Local Governments and Friendship Cities Cooperation (Huangshan) Forum 2026 Dibuka di Anhui, Tiongkok Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:49 WIB

ANUA MEMILIH KENDALL JENNER SEBAGAI DUTA MEREK GLOBAL PERTAMA

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:35 WIB

Sungrow Percepat Fase “Time-to-Grid” Proyek PV&BESS Terbesar di Myanmar, Rampungkan Komisioning dalam Tujuh Hari

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:09 WIB

Envision Energy Gandeng Impact Electrons Siam, Bangun Sistem Energi Masa Depan Terbesar di Asia Tenggara di Laos

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:38 WIB

Haier Luncurkan Kulkas Seri Horizon di Vietnam, Hadirkan Standar Baru untuk Kesegaran Makanan dan Desain Peralatan Rumah Tangga

Selasa, 2 Juni 2026 - 03:59 WIB

Computex 2026: SSSTC Perluas Portofolio Produk SSD “Immersion Cooling” guna Menjawab Tantangan Pengelolaan Suhu di Pusat Data AI

Senin, 1 Juni 2026 - 22:30 WIB

Hyland dan AWS Hadirkan Agentic Enterprise Berbasis Konten Ke Asia Pasifik Tanpa Memindahkan Data Pelanggan

Berita Terbaru

Pers Rilis

Silvio Napoli Menjadi CEO Lucid Setelah Pergantian Kepemimpinan

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:27 WIB

Pers Rilis

ANUA MEMILIH KENDALL JENNER SEBAGAI DUTA MEREK GLOBAL PERTAMA

Selasa, 2 Jun 2026 - 14:49 WIB