Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo Subianto Komitmen untuk Perkuat Industri Pertahanan

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 3 November 2022 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Joko Widodo dan Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan kontrak. (Dok. Kemhan.go.id)

Presiden RI Joko Widodo dan Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan kontrak. (Dok. Kemhan.go.id)

PRABOWONEWS.COM – Presiden RI Joko Widodo dan Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan kontrak antara Kementerian Pertahanan dan industri pertahanan dalam negeri, baik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan swasta.

Penandatanganan ini dilakukan dalam rangkaian kunjungan Presiden Jokowi ke pameran internasional industri pertahanan Indo Defence 2022 Expo and Forum di JIExpo Kemayoran, Rabu 2 November 2022.

“Produk-produk yang kita miliki sekarang harus dikembangkan sebaik mungkin,” kata Presiden Jokowi.

Secara garis besar, penandatanganan kontrak terbagi menjadi empat.

Pertama, kontrak peralatan pertahanan untuk tiga matra, termasuk di antaranya sepeda motor listrik produksi holding BUMN pertahanan DEFEND.ID sebanyak 6.000 unit, dan Jeep produksi PT Pindad Persero sebanyak 3.000 unit.

Kedua, penandatanganan pengadaan alat kesehatan dan pembangunan 27 rumah sakit TNI AD, TNI AL, dan TNI AU yang tersebar di seluruh Indonesia yang melibatkan enam BUMN dan 10 perusahaan swasta.

Ketiga, penandatanganan kesepakatan Kandungan Lokal dan Offset (KLO) yang mewakili nilai manfaat yang diperoleh industri dalam negeri dari 20 kontrak pengadaan alat peralatan pertahanan dari luar negeri sepanjang 2019-2022 dengan total nilai KLO sebesar Rp 67,5 triliun.

Keempat, penandatanganan kesepakatan kerja sama pengembangan bahan baku Propelan oleh dua BUMN sebagai komitmen Kemhan untuk mengembangkan industri dalam negeri, khususnya industri hulu guna mengurangi ketergantungan impor bahan baku dari luar negeri.

Menhan Prabowo mengatakan rangkaian penandatanganan tersebut adalah wujud nyata komitmen Kemhan untuk dapat mewujudkan industri pertahanan lokal yang maju, kuat, mandiri, dan berdaya saing.

Sesuai arahan Presiden Jokowi agar setiap belanja pertahanan dapat dijadikan sebagai investasi pertahanan untuk pemulihan dan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Presiden berharap agar teknologi pertahanan berkembang dengan pesat dan kita harus segera ikuti dan harus berjuang keras,” kata Menhan Prabowo.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Indonesiaraya.co.id, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Media Hallo.id Hadirkan Layanan Khusus Galeri Foto Perusahaan
Manfaat Press Release Berbayar untuk Publikasi Cepat dan Reputasi Bisnis
Prabowo: Uni Eropa Butuh Komoditas Kita, Kita Butuh Teknologi Mereka
Tamsil Linrung: Obligasi Daerah Genjot Pertumbuhan Ekonomi 8%
Menanti Babak Baru Diplomasi Ekonomi Indonesia-Brasil: Dari Pertanian Hingga Investasi
Oteu Herdiansyah Pimpin Rapat DPC PERADI Cibinong: Menuju Organisasi Advokat yang Kuat dan Berintegritas
Swasembada Energi Jadi Misi Baru, Presiden Prabowo Resmikan Lapangan Migas Forel – Terubuk
Persrilis.com Siap Publikasikan Press Release Anda, Jika Ingin Tampil di Media Ekonomi dan Bisnis

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:18 WIB

Sigenergy Resmi Melantai di Bursa Efek Hong Kong, Didukung Investor Global Terkemuka

Jumat, 17 April 2026 - 07:10 WIB

Pedoman Pertama tentang Penanganan Neuropati Perifer untuk Apoteker di Asia Pasifik

Jumat, 17 April 2026 - 07:03 WIB

CGTN: Pertukaran Budaya Mempererat Hubungan Persahabatan Tiongkok-Vietnam

Kamis, 16 April 2026 - 09:26 WIB

AESC dan NEXTES Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pasokan Sel Penyimpanan Energi 1,5 GWh, Pesanan dengan Volume Terbesar di Jepang pada 2026

Kamis, 16 April 2026 - 09:01 WIB

Krisis Pinjol Indonesia: Tembus Rp100 Triliun, Ini Cara FLIN Bantu Keluar dari Siklus Utang

Kamis, 16 April 2026 - 02:00 WIB

Clé de Peau Beauté Lanjutkan Kemitraan Global dengan UNICEF, Jangkau 7,3 Juta Anak Perempuan sebagai Target Baru

Kamis, 16 April 2026 - 01:00 WIB

Southeast Asia Blockchain Week Kembali ke Bangkok untuk Edisi Ketiga

Kamis, 16 April 2026 - 00:21 WIB

Dahua Technology Luncurkan WizColor 2.0, Tingkatkan Solusi Pemantauan Berwarna di Kondisi Minim Cahaya

Berita Terbaru