Ini Alasan Prabowo Subianto Dorong Perguruan Tinggi Indonesia Agar Masuk Revolusi STEM

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 3 Juli 2022 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRABOWO NEWS – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mendorong perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia masuk dalam revolusi Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM).

Hal tersebut dimaksudkan agar perguruan tinggi negeri maupun swasta menghasilkan sarjana berkualitas di bidang tersebut.

“Tiap tahun China menghasilkan sarjana STEM sebanyak 1,3 juta orang, sedangkan Amerika Serikat menghasilkan sebanyak 300.000 orang,” kata Prabowo.

Prabowo menyampaikan hal itu di hadapan Pengurus Pusat Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Seluruh Indonesia (Aptisi), rektor perguruan tinggi swasta (PTS) dan BEM PTS seluruh Indonesia di Nusa Dua, Kabupaten Badung.

Menurut dia, jumlah sarjana STEM di Indonesia jauh lebih kecil dibandingkan dengan Amerika Serikat dan China.

Demikian juga di bidang penguasaan teknologi canggih, khususnya super komputer.

“Tahun 1996 Indonesia hanya punya satu super komputer, China masih nol (kosong),” ujarnya.

Prabowo mengatakan China kini unggul dalam jumlah produksi komputer, semi konduktor, komunikasi dan obat-obatan,” katanya.

Pada kesempatan itu Prabowo Subianto juga mengungkap lima syarat ketahanan negara yang harus dipenuhi oleh bangsa ini.

Agar Indonesia menjadi negara yang kuat, terutama di bidang ekonomi dan pertahanan.

“Untuk negara kita kuat, (ada) lima syarat ketahanan negara, khususnya di bidang ekonomi dan pertahanan,” kata Prabowo.

Lima syarat tersebut adalah:

1. Swasembada pangan,
2. Swasembada energi,
3. Swasembada air,

4. Penguatan lembaga-lembaga pemerintahan dan sumber daya manusia (SDM) di pemerintahan.
5. Keberadaan angkatan perang yang unggul.***

Berita Terkait

Prabowo Subianto Perintahkan Jaksa Agung dan Seluruh Jaksa Fokus Tindak Kasus Perizinan yang Tak Sah
Jepang Sudah Pengalaman 80 Tahun Jalani Makan Bergizi Gratis, Tertarik Dukung Program Prabowo Subianto
Tertarik Dukung Swasembada Pangan RI Hingga Makan Bergizi Gratis, PM Jepang Bertemu Prabowo Subianto
21 Dentuman Meriam dan Pasukan Kehormatan, Momen Prabowo Subianto Sambut Meriah PM Jepang
Bahas Hubungan Bilateral, Prabowo Subianto dan Anwar Ibrahim Bertemu di Rumah Tangsi Malaysia
Disambut Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan, Inilah Momen Prabowo Subianto Tiba di Malaysia
Bersama Sejumlah Anggota Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Subianto Gelar Rapat Terbatas Perdana
Bahas Program yang Dituntaskan TNI AD, Prabowo Subianto Terima KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak

Berita Terkait

Sabtu, 11 Januari 2025 - 18:50 WIB

Jepang Sudah Pengalaman 80 Tahun Jalani Makan Bergizi Gratis, Tertarik Dukung Program Prabowo Subianto

Sabtu, 11 Januari 2025 - 16:09 WIB

Tertarik Dukung Swasembada Pangan RI Hingga Makan Bergizi Gratis, PM Jepang Bertemu Prabowo Subianto

Sabtu, 11 Januari 2025 - 15:45 WIB

21 Dentuman Meriam dan Pasukan Kehormatan, Momen Prabowo Subianto Sambut Meriah PM Jepang

Jumat, 10 Januari 2025 - 09:00 WIB

Bahas Hubungan Bilateral, Prabowo Subianto dan Anwar Ibrahim Bertemu di Rumah Tangsi Malaysia

Kamis, 9 Januari 2025 - 15:25 WIB

Disambut Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan, Inilah Momen Prabowo Subianto Tiba di Malaysia

Sabtu, 4 Januari 2025 - 13:54 WIB

Bersama Sejumlah Anggota Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Subianto Gelar Rapat Terbatas Perdana

Sabtu, 4 Januari 2025 - 10:42 WIB

Bahas Program yang Dituntaskan TNI AD, Prabowo Subianto Terima KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak

Minggu, 29 Desember 2024 - 16:20 WIB

Gemuruh Puluhan Ribu Jemaat Sambut Ketibaan Prabowo Subianto di Perayaan Natal Nasional 2024

Berita Terbaru